GUNUNGKIDUL – Suasana di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Gunungkidul pada Kamis (19/3/2026) sore tampak berbeda dari biasanya. Tidak ada sekat formal yang kaku saat Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., hadir menyapa dan duduk melingkar bersama 19 tahanan untuk melaksanakan buka puasa bersama.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas di bulan Ramadan, melainkan sebuah pendekatan humanis yang diusung oleh AKBP Damus Asa untuk menyentuh sisi spiritual dan emosional para warga binaan.
Momen yang paling menyentuh terjadi ketika Kapolres memberikan kejutan berupa ucapan ulang tahun kepada salah satu tahanan yang tengah bertambah usia. Di hadapan rekan-rekan sesama tahanan, Kapolres meminta sebuah kado istimewa berupa ikrar janji.
Bak sebuah prosesi "ijab kabul" yang sakral, tahanan tersebut mengikrarkan janji setia di hadapan Kapolres dan Tuhan Yang Maha Esa. Ia berjanji dengan sungguh-sungguh untuk tidak akan mengulangi perbuatan tindak pidana dan berkomitmen penuh untuk memperbaiki diri.
AKBP Damus Asa menegaskan bahwa upaya ini merupakan bentuk nyata bahwa Polri, khususnya Polres Gunungkidul, sangat menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM). Baginya, meskipun mereka sedang menjalani proses hukum atas kekhilafan di masa lalu, mereka tetaplah manusia yang memiliki hak untuk dibimbing dan dirangkul.
"Kami berharap melalui momen kebersamaan ini, para tahanan merasa tetap dianggap sebagai bagian dari masyarakat. Harapan besar kami, kelak setelah masa tahanan selesai, mereka kembali ke jalan yang benar, menjadi pribadi yang bermanfaat, dan tidak lagi terjerumus dalam tindakan kejahatan," ujar AKBP Damus Asa.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan santap takjil dengan penuh kekeluargaan, meninggalkan pesan mendalam bahwa hukuman bertujuan untuk membina, bukan sekadar menghukum.
( Satgas Humas Ops Ketupat Progo 2026 ).

0 Komentar