Recent Posts

Kebun Bunga Amarilis di Gunungkidul Menjadi Sorotan Wisatawan

Kebun bunga Amarilis di Padukuhan Ngasemayu, Kalurahan Salam, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul kini menjadi salah satu tujuan wisata dadakan. Meskipun banyak objek wisata alam, terbilang banyak juga wisatawan yang berkunjung ke kebun bunga yang mekar pada saat awal musim hujan.

Anggraini Desi, salah seorang wisatawan asal Kabupaten Kebumen yang sedang melaksanakan kedinasan di Gunungkidul menyempatkan diri singgah di kebun yang saat ini diberi nama Kebun Budidaya Pelestarian Populasi Amarilis (KBPPA) Sukadi itu.

Kebun bunga Amarilis merupakan milik warga setempat bernama Sukadi. Kebun bunga yang berada di pinggir ruas jalan Jogja-Wonosari itu mencapai keindahan yang hakiki pada pekan ini hingga pekan depan. 

Sukadi mengatakan sudah hampir sepekan bunga Amarilis mulai mekar dan memunculkan warna orange yang indah.

Ia memperkirakan seluruh bunga Amarilis di atas lahan 3.800 meter persegi sudah mulai mekar secara keseluruhan saat ini dan akan bertahan sampai periode 15 Desember nanti.

Ia menyarankan kepada pengunjung bahwa pekan ini dan pekan depan bunga sedang indah-indahnya. Menurutnya, bunga Amarilis hanya mekar dalam jangka waktu dua pekan.

Lebih lanjut, Sukadi tak ingin kebunnya hancur terinjak wisatawan. Lantas Sukadi mempetak-petakan dengan diberi jalur jalan setapak. Ia mendesain kebunnya sedemikian rupa dengan berundak-undak.

Sebelum masuk, pengunjung ditarik uang sumbangan sukarela hanya Rp 10 ribu saja untuk biaya pemeliharaan, jika pun tidak pengunjung tetap diperbolehkan untuk menikmati kebun Amarilis.

Sukadi juga menyediakan bibit bunga Amarilis seharga Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu. Dikatakan, keuntungan hasil itu juga akan digunakan untuk pemeliharaan fasilitas dan suplai bibit kembali.

Kebun bunga amarilis muncul dan ramai jadi perbincangan sejak 2015. Saat itu banyak wisatawan yang datang dan berujung merusak kebun tersebut.


Penulis: Martino Adiatma

Sumber: https://gunungkidul.sorot.co/berita-108240-sedang-mekar-mekarnya-kebun-amarilis-sedot-wisatawan-luar-daerah.html

Posting Komentar

0 Komentar